Minggu, 05 Mei 2013

MENCOBA PIJAT PASUTRI

Namaku Liana dan suamiku Bram, kami sudah hampir 20 tahun menikah, dikarunia 2 orang anak, ang besar laki laki, 18 tahun sudah lulus SMA dan sekarang baru mulai tahun pertamanya di sebuah universitas dikota B, dan adiknya perempuan baru kelas 2 SMA. Kehidupan kami cukup mapan, suamiku seorang pegawai BUMN dengan jabatan yang lumayan sementara aku tidak bekerja, kegiatan utamaku hanya mengurus rumah tangga dan kedua anakku, dan semenjak anakku yang besar kuliah di kota B yang berjarak sekitar 3 jam bermobil, rumahku terasa agak sepi, apalagi kegiatan ekstra kurikuler putriku cukup padat, maklum bersekolah di sebuah SMS swasta yang cukup ternama dan terkenal dengan aturan ketatnya. Syukurlah pada usiaku yang sudah menjelang kepala 4 ini, aku masih mampu menjaga bentuk tubuhku dengan baik, dan terlihat lebih muda dari usiaku yang sebenarnya. Maklum aku menikah muda, lulus SMA aku sudah menikah, saat itu aku masih tinggal di kota kecil dan adalah umum saat itu lulus SMA terus menikah, akupun tak terkecuali, suamiku saat itu masih kuliah, namun keluarga kami sudah saling mengenal sejak lama, dan setelah suamiku lulus dia merintis karirnya di Ibu Kota, dan aku dibawanya serta. Berkat ketekunan dan kemampuannya Bram suamiku kini menduduki jabatan yang lumayan
dan hidup kami dapat dikatakan berkecukupan. ----------------------------------------
=============--------------------------------------------------- Pagi itu sedang membereskan ruang kerja suamiku ketika teringat ada beberapa email yang harus kubalas, dan aku malas untuk berjalan kekamarku mengambil netbook ku, kupikir toh ada komputer suamiku disini, Kuhidupkan komputer itu, dan mulai membalas beberapa email, utamanya dari anakku si sulung dan adikku yang tinggal dikota lain. Cuma entah mengapa setelah menutup emailku, iseng aku melihat 'history' dari browser itu dan kulihat alamat beberapa situs sex baik luar negeri maupun lokal, Jujur aku agak heran, karena sepengetahuanku, sekian lama sebagai istrinya, aku tidak pernah tahu suamiku penggemar situs porno, memang beberapa kali kami sempat melihat blue film bersama, tapi bukan taraf penggemar hanya sekedar iseng.
Memang harus kuakui kalau hubungan sex kami sudah tidak sehangat dulu, rutinitas yang kami jalani serta kesibukan suamiku membuat hanya sesekali kami berhubungan sex, jauh sekali dibanding dulu. Iseng aku buka satu persatu situs yang dikunjungi suamiku, untunglah karena komputer pribadi user dan passwordnya tetap tercontreng sehingga saat kubuka tidak perlu lagi bersusah payah, dan aku semakin terhenyak saat kusadari bahwa semua situs yang kubuka itu isinya serupa, semua tentang swingers dan utamanya threesome, tapi lebih tepatnya tentang suami yang mengijinkan istrinya digauli laki laki lain, bahkan ikut bermain bersama. Lebih kaget lagi saat aku membuka pesan pesan dalam situs itu, rupanya suamiku berkomunikasi dengan beberapa orang member dari situs itu dan bahkan menampilkan photoku......ya...photoku.....walau
wajahku tidak terlihat tapi aku di photo dalam keadaan tertidur, dalam pakaian tidur dan dengan baju tersingkap. Aku sendiri tidak tahu kapan aku diphoto dalam keadaan seperti itu. Dalam salah satu message nya, Bram suamiku menceritakan fantasinya kepada kenalannya itu bagaimana ia menginginkan melihat aku berhubungan sex dengan laki laki lain tapi tidak pernah menyampaikan fantasinya itu kepadaku dan meminta nasehat kepada kenalannya tips dan trik agar aku dapat mengetahui kinginannya dan mau mncobanya. Saat itu pikiranku langsung galau, marah dan emosi sempat menguasai pikiranku dan aku berpikir Bram suamiku pasti menginginkan aku berhubungan sex dengan laki laki lain karena dia mencari pembenaran karena dialah yang ingin bermain dengan wanita lain, maka dia mencoba menjebakku. Namun aku mencoba menenangkan diri, aku lalu menelusuri semua situs yang dibuka suamiku dan aku menemukan hampir semua serupa, utamanya tentang shared wives dan sejenisnya. Masih penasaran, aku mencoba googling tentang hal yang kutemukan itu, hal yang baru bagiku karena sulit tercerna dalam pikiranku, bagaimana mungkin seorang suami menginginkan istrinya digauli laki laki lain ?. Namun yang kutemukan makin mencengangkan diriku, sedemikian banyak artikel tentang hal itu dan hampir semua menganggap itu adalah
hal yang lumrah, bahkan banyak yang mengatakan bahwa hal itu justru
memperkuat ikatan suami istri karena berarti keterbukaan yang terjalin akan
menjadikan tidak adanya rahasia antar suami istri dan ikatan antara suami istri justru akan semakin kuat. Setelah penemuan itu, aku mencoba menguasai diriku dan berlaku biasa biasa saja, dan setiap hari setelah rumah sepi aku semakin rajin menelusuri situs – situs semacam itu, membaca pengalaman atau FR para member, dan juga mencari referensi dari banyak situs psikologi tentang hal itu. Yang aneh semakin aku menekuni, setiap kali hati dan perasaanku semakin tergoda, aku mulai membayangkan bagaimana rasanya kemaluan laki laki lain, aku mulai membayangkan bagaimana kalau ada lebih dari satu laki laki menyetubuhiku secara bersamaan ? Namun aku mencoba berpikir panjang, dan aku perlu tahu apakah benar suamiku menginginkan itu? Apakah itu bukan sekedar khayalan dan fantasinya saja ?, Hampir seminggu setelah aku menemukan fantasi dan khayalan suamiku, aku mencoba menjajagi suamiku; Malam itu, sehabis makan malam dan kami sedang bersantai menonton TV, putri kami sudah dikamarnya, aku duduk disofa sambil bersandar di bahunya aku berkata : “ pah...aku sebel banget hari ini....”
“Kenapa mah..? tanya suamiku
“iya....tadi kan mama ke mal...masa ada anak muda jalan pura pura nggak lihat, eh tahu tahu nubruk mama, yang ngeselin sambil pura pura jatuh nyenggol susu mama, mau dimaki tapi ntar jadi tontonan, diem aja tapi kan kesel..apalagi habis itu dia ngedipin mata segala”
Perhatian suamiku langsung terbangun, “ terus...?” tanyanya
“ya udah..cuma mama pelototin aja” jawabku....(dalam hati aku geli juga karena apa yang kukatakan cuma karanganku, aku cuma ingin menjajagi suamiku)
“ya nggak apa...itu kan artinya mama masih sangat cantik kan ?...” kata suamiku
“ih..papa kok nggak marah sih.....dia tu nyenggol susu mama sengaja tahu..!!! “ kataku lagi “masa marah.... malah papa harus bangga dong artinya mama masih sangat cantik” kata suamiku sambil memeluk pundakku
“untung anak mudanya ganteng...jadi keselnya cuma sedikit” kataku menjajagi lebih jauh...
“Oh ya.....kalau ganteng nggak apa apa?” kata suamiku..tapi tak ada nada marah sedikitpun dalam suaranya....
“bukan nggak apa apa ....tapi keselnya kan jadi sedikit” kataku lagi sambil megerling kewajahnya
Kurasakan pelukan dibahuku semakin erat.....dan aku mulai bisa mengambil kesimpulan. “Oh iya....ini kan rabu pertengahan bulan ....kok mama nggak pijet ..? memang si mbok kemana ?” tanya suamiku, memang aku punya jadwal sebulan sekali dipijat dan dilulur oleh mbok marto, langganan pijat yang sudah memijatku sejak bertahun tahun.....
“lagi pulang kampung ... nengok anaknya” jawabku , “memang kenapa ?” tanyaku lagi melanjutkan
“oh..kalau mama mau kenapa nggak panggil tukang pijet lain ?” tanya suamiku lagi
“wah..mana ada ..., lagian sesekali absen kan nggak apa' jawabku
“ngg....kalau mama mau panggil aja tukang pijat lain” desak suamiku lagi. Dalam hati aku mulai mengerti kemana arah suamiku bicara, sering kubaca FR di situs situs tentang awal dari hal ini. 'Wah...mama nggak tahu pemijat lain..apalagi kan si mbok yang sudah biasa sudah tahu titik pegelnya mama” jawabku lagi “kalau mama mau..papa bisa cariin...” jawab suamiku dengan bersemangat
“memang papa punya kenalan mbok – mbok tukang pijat?” tanyaku pura pura
“bukan mbok mbok...tapi pandai pijat...” jawab suamiku lagi
“Ayo....papa suka dipijat perempuan lain ya...” tanyaku lagi
“nggak.....bukan.....” jawab suamiku terburu buru....”pemijatnya laki laki kok” katanya lagi “Ha.... ? papa mau mama dipijat sama laki laki ??” tanyaku pura pura kaget
“Memang kenapa ? “ tanya suamiku lagi dengan polosnya
“lho...papa kan tahu kalau dipijat berarti dipijat seluruh badan...masa laki laki ..?” aku masih berpura pura heran
“ya nggak apa apa toh..?” jawab suamiku...
“nah kalau pemijatnya terangsang bagaimana ?” tanyaku lagi
“ya terserah mama.....” kata suamiku enteng
“terserah bagaimana..? kalau mama ikut terangsang dipegang laki laki lain..??” tanyaku lagi menegaskan...
“iya terserah mama...asal mama senang dan suka apa juga ikut senang” kata suamiku lagi
“ngawur ah.....”jawabku lagi
“Nggak ngawur ....kalau mama mau papa bisa panggilin” kata suamiku mndesak
“ngawur ...lagian apa kata Nancy kalau dia tahu” jawabku lagi, Nancy adalah putri kami
Suamiku terdiam sejenak....”kalau mama mau malam sabtu papa panggil, kan rencananya nancy mau bermalam di rumah Omanya” kata suamiku lagi
'nanti ah...mama pikir dulu.....belum kebayang kalau mama harus dipijat dan dipegang pegang laki laki lain” kataku Malam itu suamiku mengajakku berhubungan sex, dan ....semangatnya kembali seperti dulu...semangat yang sudah lama sekali tak pernah terlihat...dan aku yakin fantasinya menguasainya Jumat pagi, sebelu kekantor suamiku menanyakan lagi....”Bagaimana ma....?? kalau mama mau papa panggilin tukang pijatnya...”
“Ngg...gimana ya......terserah papa saja deh....” jawabku, aku sendiri masih agak bingung...ada keinginan mencoba tapi juga agak rasa takut di hatiku.
“Ok....nanti papa atur....oh ya bilang nancy nanti Pak subari jemput dia di skolah sekalian ngenterin ke rumah Omanya.....” kata suamiku bersemangat, pak Subari adalah supir suamiku. Hari berlalu sangat cepat...aku masih diliputi keraguan...tapi melihat semangat suamiku aku juga tidak tega membatalkannya....walau hatiku masih agak ragu. Demikianlah malam itu, kami hanya berdua di rumah, si bibi kusuruh ikut ke rumah mertuaku, dengan alasan yang tepat untuk membantu disana, dan jam 6 sore suamiku sudah dirumah...wajahnya cerah dan tampak bersemangat, aku sendiri mencoba untuk bersikap biasa saja, tetap mengenakan baju biasa, walau aku sudah mandi dan bersolek tipis. “mama nanti jangan tegang ya..santai saja...ikutin saja apa mau mama, kalau mama nggak sreg ya suruh stop juga nggak apa, pokoknya apapun juga papa nggak akan marah dan melarang' kata suamiku sesaat setelah kita makan malam.
“Memangnya mama mau apa ?” tanyaku....
'”ya terserah mama' jawab suamiku memancing
'Lho kan cuma pijat toh..??” tanyaku pura pura menegaskan
“Iya....” jawab suamiku sambil senyum Ting ..Tong...suara bel mengejutkan aku, kulirik jam yang tergantung di dinding..tepat Pk. 08.00, suamiku langsung bangkit dan menuju pintu depan...
Terdengar suara laki laki bercakap cakap dengan suamiku disusul langkah kaki menuju ruang tengah dimana aku duduk. “Yanto....” pemuda itu mengulurkan tangannya menjabat tanganku
Aku masih agak terpana...pemuda ini masih sangat muda aku yakin belum sampai 25 tahun usianya, dengan tubuh tinggi atletis, dan wajah yang cukup ganteng.
“Wah....benar seperti kata Oom...Tante cantik sekali” kata pemuda itu ketika kupersilahkan duduk, Agak tersipu aku dibuatnya..namun kujawab..”...ah jangan ngawur..aku sudah tua lho....” jawabku
“saya serius Tante...sama sekali tante tidak terlihat tua, kalau bukan Oom yang cerita saya kira tante masih dibwah 30 tahun ...” jawab Yanto.....wajahnya serius dan menatapku dengan pandangan yang menyatakan kekaguman. Setelah kuhidangkan minuman, untuk sesaat kami duduk di sofa dan ngobrol kesana kemari dan Yanto ternyata pemuda yang pandai berkelakar dan menyenangkan dengan pengetahuan yang cukup luas........ “Ya sudah ma...bagaimana...mama mau mulai dipijat ?” tiba tiba suamiku mengingatkan tujuan kedatangan yanto. Aku melirik ke Yanto dan menjawab “ Ya terserah papa saja...” jantungku mulai bedetak agak kencang..... sejujurnya aku mulai menyukai anak muda ini dan juga timbul rasa ingin, apalagi sepanjang pembicaraan Yanto tidak hentinya memuji kecantikanku namun tetap saja ada sedikit rasa ragu dan debar jantungku ini tidak mau berhenti. Suamiku bangkit dari duduknya..mengajak Yanto ke kamar yang biasa digunakan kalau ada tamu menginap....”aku ganti pakaian dulu ya....” kataku dan menuju kamarku....dan saat masuk kamar aku masih tetap diliputi keraguan....tiba tiba suamiku menyusul masuk ..”lho...kok mama belum ganti kain yang biasa mama pakai kalau dipijat si mbok?” tanya suamiku
“Papa yakin..?, Yanto kan laki laki muda.....nanti dia melihat semua tubuhku” tanyaku selain menepis keraguan dihatiku juga masih kucoba menjajagi hati suamiku... Tanpa bicara suamiku menghampiriku
dan memelukku erat “papa mau mama senang dan menikmati.....ikuti saja kata Yanto dan perasaan mama ya....” jawab suamiku ....dan saat memelukku itu aku bisa merasakan tonjolan yang megeras dicelana suamiku.....untuk sedetik pikiraanku melayang ke situs situs yang kubaca bagaimana para suami merasa terangsang justru saat istrinya disentuh laki laki lain Aku lalu melepaskan pakaianku...dan menutupinya dengan kain panjang yang kupakai seperti kemben namun aku masih tetap menggunakan celana dalam dan BH juga tetap kupakai.....dengan digandeng suamiku kami menuju kamar tamu dimana Yanto menunggu. “Relaks saja ya tante ...” kata Yanto lembut sesaat setelah aku telungkup diatas ranjang....tubuhku masih ditutupi dengan kain panjang yang kupakai sebagai kemben tadi, kakiku terasa dingin ketika Yanto  menuangkan semacam lotion dengan keharuman yang lembut...dan tangannya mulai menyentuhku..dimulai dari jari jari kakiku....telapak kaki dan terus keatas.....”kulit tante halus sekali...pandai sekali tante merawat diri” puji yanto memecah keheningan ...sementara tangannya tidak berhenti bergerak dan kini betisku yang mulai dipijatnya... “Mmmff....biasa aja kok” jawabku....namun sungguh tak enak bicara dengan posisi telungkup seperti itu.... “Maaf ya tante kainnya saya buka ya.....” kata yanto...dan tanpa menunggu jawabanku kain yang menutupi sudah terangkat...aku melirik...eh....malah suamikun yang membuka dan menarik kain itu....akupun diam saja....dan memang Yanto cukup pandai memijat.... Yanto terus memijat...sambil sesekali mengobrol dengan suamiku....dan aku merasa tangannya makin keatas dan kini sudah sampai di pahaku....kulirik suamiku yang duduk diujung ranjang memperhatikan semuanya, wajahnya tampak cerah...kulirik tonjolan yang terlihat jelas di celananya...rupanya terangsang dia melihat istrinya hanya bercelana dalam dan BH telungkup di ranjang sementara laki lakim lain asyik
memijat dan mengusap betis dan pahaku.... Ketika mencapa bagian dalam pahaku...sesekali terasa tangan Yanto menyenggol kemaluanku...tanpa sadar aku bereaksi dengan sedikit bergerak..namun pemuda itu pura pura tidak sadar dan tetap pada irama pijatannya. “Punggungnya ya tante' kudengar suara Yanto berkata..dan terasa dingin lagi dipundak dan punggungku ketika cairan lotion itu dituangkan....jari jari pemuda itu bergarak teratur dari atas kebawah..namun slalu terbentur dengan tali BH ku......”boleh saya buka bra nya tante..” tatanyanya lagi dan sebelum aku sempat menjawab terasa kaitan BH ku sudah dibukanya....aku melirik lagi ke suamiku dan dia memandangku dan tersenyum sambil menganggukkan kepalanya seakan memberi persetujuan..... Ketika pijatannya sudah sampai pinggang dan terus kebawah....”kurasakan yanto memasukan jarinya kedalam celana dalam yang kukenakan....dan meremas remas bongkahan pantatku...aku mulai terangsang..kurasakan kemaluanku mulai membasah.....”ma....celananya dibuka saja ya....biar Yanto mudah memijatnya..” tiba tiba terdengar suamiku berkata dan Yanto yang mendengar itu lalu menarik celana dalamku...semula aku agak enggan.....dengan si mbok saja aku tdiak pernah telanjang bulat..tapi kuingat lagi ini keinginan suamiku dan bagaimana wajahnya tampak berseri seperti anak kecil yang kesenangan menonton pertunjukkan...maka tanpa menjawab aku mengangkat sedikit pinggulku dan ...lepaslah celana dalamku Yanto beranjak naik keranjang.... kedua kakiku di bawah kakinya dan tangannya dengan serisu memijat dan meremas pantatku.......sesekali jarinya jarinya menyelinap kebawah menyentuh kemaluanku membuatku tergelinjang....... “oom...maaf ya...kalau boleh saya melepas celana panjang soalnya pakai jeans jadi agak ketat dan kasar...nanti kulit tante tergesek jeans pula” katanya..lho...kok malah dai minta ijin suamiku pikirku....”ya silahkan saja.....” jawab suamiku...dan sambungnya lagi....kepadaku ”nggak apa kan ma?”
“Terserah saja jawabku......” pasrah namun terasa rangsangan yang mulai bangkit dalam diriku. Aku melirik ketika Yanto melepas celana panjangnya...kupikir dia pakai celana pendek atau boxer...dan terkejut juga aku ketika ternyata pemuda itu hanya memakai celana dalam hitam model mini...kontras dengan kulitnya yang putih...dan tidak berhenti sampai distu...dibukanya pula kemejanya, tubuhnya benar atletis dengan otot tangan dan dada yang bagus...dan perut yang rata...terlihat jelas tonjolan diselangkangannya..... tanpa sungkan Yanto naik keranjang menduduki pantatku dan mulai lagi memijat punggungku..sesekali tangannya melebar kesamping dan sebagian buah dadaku disentuhnya....entah berapa lama pijatan itu dilakukan tangannya terus kebawah dan aku bisa merasakan kemaluan pemuda itu yang keras menekan pantatku dari balik celana dalamnya....sambil bergeser mundur kini tangannya kembali meremas dan memijat pantatku...namun kali ini tanpa ragu sesekali jarinya menyentuh kemaluanku bahkan sesekali walau sedikit jarinya memasuki lubang kemaluanku membuatku bergelinjang dan semakin terangsang. “Oke......balik dong badannya tante.....”
kata yanto lembut sambil turun dari ranjang...dan sambil melihat suamiku yang kini wajahnya agak memerah denngan nafas yang agak memburu, sementara tangannya sesekali tampak meremas kemaluannya sendiri dari yang terlihat menonjol dibalik celananya. Aku berbalik dan untuk pertama kali sesudah menikah sekian lama ..aku berbaring telentang telanjang bulat didepan laki laki lain selain suamiku....”Uh....tante benar benar cantik....”puji Yanto lagi untuk keskian kalinya......memang aku cukup rajin memelihara penampilanku.....dengan dada 36 B yang masih cukup kencang dan wajah yang kata orang diatas rata rata, dan kulit walau tidak terlalu putih tapi cukup kuning. Yanto mulai lagi dari kaki dan setelah sampai paha..tanpa sungkan tangannya mulai memijat mijat kemaluanku....membuat nafasku mulai memburu...dan kini jarinya benar benar memasuki lubang kemaluanku..tapi tidak lama........pemuda itu beranjak naik dan mulai memijat atau lebih tepatnya meremas buah dadaku.......kedua jarinya menjepit puting susuku dan memilin dengan lembut membuatku semakin kehilangan kendali.....lalu turun lagi ke perut.....kemaluan dan naik lagi...sungguh pandai dia menaikkan irama nafsu dan rangsangan dalam diriku....... Kali ini pemuda itu bergerak mundur...dan menempatkan diri diantara kakiku sehingga aku harus membuka pahaku agak lebar....dan tiba tiba kurasakan lidah yang hangat menyentuh kemaluanku...aku benar benar bagai kena stroom...bergelinjang namun mulut pemuda itu telah menempel dikemaluanku....dan lidahnya mulai menari nari, menjilat dan sesekali klitorisku di emut dan dan dhisapnya.....bergerak lagi..lidahnya mencucuk masuk kedalam kemaluanku dan begitu seterusnya dalam irama yang teratur.....uh....suamiku nggak ada apa apanya kalau dalam hal jilat menjilat rupanya......dan tiba tiba tanpa diduga dan tanpa melepaskan bibirnya dari kemaluanku jari tangannya memasuki lubang kemaluanku.......diserang seperti itu aku benar tidak tahan......dengan mendesah dan mengerang aku menjepit kepala pemuda itu dengan pahaku dan ..”aaaaahhhhhh..sssssshh...” aku mendapatkan orgasme pertamaku.
  Yanto dengan lembut melepaskan jarinya dari lubang kemaluanku dan bangkit, sementara aku masih terengah engah karena orgasme tadi...... Aku tahu acara masih belum selesai, ketika kulirik suamiku wajahnya tampak sangat horny tangannya masih tetap mengusap usap kemaluannya dari balik celananya, tampak dia sangat menikmati pertunjukkan tadi....tapi aku yang agak kesal....ada keinginanku agar saat tadi Yanto asyik menjilati kemaluanku suamiku menyodorkan batangnya supaya bisa kuhisap.....tapi karena duduknya agak jauh dan aku juga risih mau menintanya maka aku diam saja dan menikmati jilatan Yanto tadi. Yanto lalu duduk diranjang disampingku....tangannya meremas remas buah dadaku dan dengan jari jari tangannya puting susuku di pilin pilin dengan lembut......dan tanpa sadar karena duduknya disampingku tanganku menyentuh pahanya....tanganku bergerak sedikit menuju keselangkangan Yanto sambil aku memandang kearah suamiku dngan pandangan bertanya dan walau tanpa ada sepatah diantara kami suamiku menganggukan kepalanya, tangan Yanto yang meremas dan memainkan buah dadaku membangkitkan lagi nafsuku......dan tanpa sempat berpikir tanganku sduah meremas remas kemaluan pemuda itu yang masih terbungkus celana dalamnya.......dan tanpa banyak bicara tanganku merayap masuk kedalam celana dalam pemuda itu. “Tante mau saya melepas celana dalam saya...?” tanya Yanto lirih dan ketika aku mengangguk tanpa bangkit dan hanya dengan mengangkat pantatnya sedkit celana dalamnya dilepaskannya...kini kami berdua suadah sama telanjang bulat ditonton suamiku yang masih berpakaian lengkap. Aku terpana memandang kemaluan pemuda itu.....cukup besar sekitar 16 Cm dengan lingkaran yang lumayan besar dan terlihat sangat tegang dan urat uratnya tampak menonjol....dan di ujung kepalanya tampak agak basah dengan cairan bening atau precum. Aku sudah tidak mampu berpikir lagi.........aku bergerak bangkit
dan sesaat kemudian lidahku sudah menjilati cairan bening yang ada dikepala kemaluan pemuda itu...terasa
agak asin...gurih ....dan benar benar membangkitkan nafsuku hingga kepuncaknya.....kutarik pemuda itu dan kini kepalaku aku yang diatas kemaluannya..aku mulai menjilati batang dan kedua buah yang menggantung itu ...sesekali kumasukan kepalanya kemulutku dan kusedot lembut dan terdengar pemuda itu mengerang...namun aku tak berhenti...kucoba memasukan seluruh batang kemaluannya kemulutku namun baru 3/4 ...aku sudah hampir tersedak..ya...Yanto memang memiliki yang lebih besar dari suamiku ...mungkin sama besar lingkarannya..tapi lebih panjang.... Aku terus mengulum dan menjilati...menghisap dan kedua tanganku juga bergerak lembut mengusap dan menggaruk lembut di buah zakarnya.....dan kemudian bersamaan dengan semakin kerasnya kemaluan pemuda itu..aku memegang
pangkalnya...kepalaku bereka naik turun dengan kemaluan pemuda itu dimulutku.....aku benar benar sudah dikuasai nafsuku...ksadaran bahwa ada suamiku da sumaiku yang menonton tanpa berkedip justru membuatku semakin bergairah....dan akhirnya..”Tante......saya mau keluar” kata Yanto terengah engah sambil berusaha melepaskan kemaluannya dari mulutku...namun aku tetap memegangnya dan kepalaku makin cepat naik turun...dan ....”aaahhh...ssshh....tante....keluaar...arrgh..ssshhh”
desahnya dan denyutan yang semakin keras pada batangnya menandakan waktunya hampir tiba...aku jepit leher batang kemaluan itu dengan bibirku dan hanya kepalanya yang berada dalam mulutku sementara tanganku terus mengocok batang pemuda itu.....terasa semprotan cairan kental dan hangat demi semprotan memenuhi rongga mulutku....aku beradu cepat menelan cairan yang keluar itu...dengan semprotan berikutnya.....dan walau berhasil tapi ada sedikit yang tetap mengalir keluar dari celah bibirku...Yanto melemah dan akhirnya terbaring diam..namun kepala kemaluannya tetap di mulutku dan ketika terasa sduah berhenti mengeluarkan cairannya..baru kulepas namun tetap kujilati hingga bersih...dan aku lalu menoleh keraha suamiku......sambil dengan jari telunjuk kudorong cairan yang masih tersisa disekitar bibirku masuk kemulutku dan kuhisap jariku hingga bersih. Hampir 20 tahun aku menikah baru 3x suamiku suamiku mengeluarkan air maninya dalam mulutku...dan kini dengan pemuda yang belum pernah kutemui sebelumnya malah langsung kuteklan habis semua mair maninya.... “Tante hebat sekali...uh......benar benar Oom beruntung punya istri seperti tante..” kata Yanto memuji. Aku bangkit dari ranjang, kuhampiri suamiku...kutarik tangannya hingga berdiri dan kupeluk ...”pa maaf ya...mama sampai lupa diri dan menghisap punya Yanto” bisikku ditelinganya....dan jawaban yang kuterima adalah semua ciuman dibibirku...bibir yang masih basah dengan air mani pemuda itu...namun suamiku tampak tidak peduli...lidahnya menyapu dan memasuki rongga mulutku yang kubalas dengan ciuman yang tak kalah panasnya...”yang penting mama senang..papa juga senang kok melihatnya” suamiku berbisik ditelingaku setelah ciuman kami terlepas... merasa kepalang tanggung dan terasa 'menggantung' aku bertanya “pa...mama boleh make love?” dan suamiku menjawab sambil tersnyum :”justru papa ingin nonton mama make love yang hot”
Aku mencium lagi suamiku lalu berjalan keranjang dimana dino masih rebah dengan kemaluan yang lemas....aku lalu berbaring disisinya...Yanto bergerak...diciumnya keningku...turun kebibir...lalu turun ke buah dadaku dan perutku...namun sebelum dia mulai menjilati kemaluanku aku tarik tubuhnya dan kubalikan.....aku yang justru kembali menghisap dan memainkan batang kemaluannya...dan perlahan batang kemaluan pemuda itu mulai bangkit. Setelah benar keras aku lalu berjongkok dan mengarahkan batang kemaluan pemuda itu memasuki lubang kemaluanku.....dan sedikit demi sedikit .....akhirnya... blessss.......seluruh batang kemaluan peuda itu amblas dalam kemaluanku dan aku mulai bergoyang....sungguih tak pernah kemaluanku terasa sepenuh ini......ujung batang kemaluannya sesekali menyentuh mulut rahimku menimbilkan rasa geli dan nikmat yang tak terhingga.....dan buah dadaku yang cukup besar dengan cup 36B itu menggantung bebas namun tak lama mulai diremas remas lagi oleh Yanto. Karena sudah keluar banyak saat kuhisap tadi yanto bertahan cukup lama.....dan aku yang tak ingin cepat orgasme lagi merebahkan diri kedada pemuda itu....dan tanpa mencabut batang kemaluannya Yanto membalik posisi dan kini dia yang berada diatasku...hampir 10 menit pantatnya naik turun dengan teratur dan akhirnya aku yang tak tahan...”uuh.......sshh...cepetin
Yan.....aku mau keluar.....dan yanto mempercepat gerakannya ....dan aku tahu dia juga akan mencapai puncaknya.....”cepet...cepet....ssshhh....aaahhhh.........”
desisku.....dan akhirnya “aahhh......ssshh....enaakkk...ssshhh...keluarrr ...ohh......'
aku mencapai orgasme ku lagi.....dan tak lama yanto yang tidak mengurangi kecepatan geraknya tubuhnya mulai menegang..”tante ....saya mau keluar.........keluarin dimana tante...?” tanya nya disela desis dan desahannya.....aku menjawab dengan melingkarkan kakiku kepinggangnya, bibirku mengunci bibirnya ...dan akhirnya semburan yang hampir sama banyaknya menyiram lubang kemaluanku...........dan Yanto pun ambruk diatas tubuhku.... Agak lama kami dalam ppsisi seperti itu....Yanto lalu mencium bibirku dan memandangku dangan penuh kekaguman..”tante benar hebat.....hampir tidak ada yang seenak
punya tante..” katanya...dan kau menjawab dengan sebuah ciuman lagi. Yanto lalu bangkit...kuberi tanda supaya dia maju dan mengarahkan kemaluannya kemulutku dan kemaluan yang basah dengan cairan kami berdua itu kujilati hingga bersih...entah kenapa kok tiba tiba aku jadi suka menjilati tanpa rasa risih...... Yanto lalu beranjak kamar mandi bebersih sementara aku masih berbaring telentang dengan kemaluan yang basah oleh air mani pemuda itu...dan memandang suamiku..”terima kasih pa.” kataku sambil memberikan senyum mesra. Yanto lalu berpakaian dan berpamitan namun aku malas untuk bangkit...hanya kutarik tangannya dan kucium bibirnya dan berbisik “ma kasih ya....”; namun langsung dijawab “saya yang berterima kasih sama tante....” Ketika suamiku kembali setelah mengantar Yanto keluar, secepat kilat dilepaskan pakaiannya...kemaluannya
tampak sangat basah.......tanpa banyak bicara ditindihnya tubuhku yang masih basah mandi keringat, dan batang kemaluannya memasuki kemaluanku yang masih penuh banjir dengan air mani Yanto...., namun tidak lama mungkin karena menahan diri terlalu lama tidak sampai satu menit suamiku sudah mengerang dan menumpahkan air maninya menambah jumlah air mani dalam rahimku... Aku lalu bangkit.....menjilati batang kemaluan suamiku yang basah dengan campuran air main Yanto, cairanku dan air maninya sendiri hingga bersih..lalu beranjak ke kamar mandi dan bebersih diri. Malam itu adalah awal dari suatu babak perjalanan hidupku.....

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar